LACAK KALIMANTAN

Rabu, 06 Mei 2026

Andi Rudi Latif: Forum Regional Kalimantan Perkuat Sinergi dan Tukar Strategi Pembangunan


BATULICIN (lacakkalimantansiber) – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menghadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri Regional Kalimantan yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026).

Forum bertema “Sinergi Strategis Daerah dalam Menjawab Tantangan dan Memperkuat Daya Saing Nasional” ini menjadi ruang kolaborasi antar pemerintah daerah dalam mendorong percepatan penanganan isu-isu strategis, seperti pengangguran, kemiskinan, stunting, inflasi, hingga pengembangan skema pembiayaan kreatif (creative financing).

Kegiatan dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Bupati Sukamara H. Masduki, Wali Kota Bontang Hj. Neni Moerniaeni, serta peneliti ketenagakerjaan Indra Aditya. Forum ini juga diikuti jajaran pejabat Kemendagri, kepala daerah, hingga Forkopimda se-Kalimantan.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Rudi Latif menekankan pentingnya forum sebagai sarana memperkuat komitmen sekaligus menyamakan langkah antar daerah.

“Forum ini bukan sekadar membahas kebijakan, tetapi juga menjadi ruang belajar dari praktik-praktik terbaik daerah lain yang bisa diadaptasi di Tanah Bumbu,” ujarnya.

Sementara itu, Bima Arya menyoroti pentingnya statecraft atau kecakapan dalam mengelola pemerintahan. Menurutnya, kepemimpinan yang adaptif dan inovatif menjadi kunci dalam meningkatkan pendapatan daerah dan efisiensi anggaran, termasuk melalui penertiban media reklame serta skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Diskusi forum kemudian mengerucut pada strategi percepatan penurunan pengangguran, pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, pengendalian inflasi, hingga penguatan pembiayaan inovatif.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memaparkan sejumlah program unggulan yang berkontribusi terhadap penurunan kemiskinan dan stunting di daerahnya. Di antaranya inovasi Sistem Integrasi Ternak Itik di Lahan Rawa dan Lahan Kering (Siti Hawa Lari), Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas Ceria), serta program surveilans dan imunisasi (Galaksi).

Selain itu, Pemprov Kalsel juga mengoptimalkan skema creative financing melalui berbagai intervensi, mulai dari pemenuhan gizi, pencegahan perkawinan anak, pembangunan infrastruktur dasar, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga miskin melalui bantuan usaha dan pelatihan UMKM.

Dari sisi pengendalian inflasi, Bupati Sukamara H. Masduki memaparkan langkah konkret seperti inspeksi pasar, gerakan pangan murah, operasi pasar LPG, hingga bantuan bagi petani dan nelayan. Ia juga memperkenalkan sejumlah inovasi daerah, di antaranya Preman Laskar, Pelaku Prokar, Kurda Sukma, serta sistem monitoring harga komoditas ayam (Kompak Ayam).

Sementara itu, Wali Kota Bontang Hj. Neni Moerniaeni menyoroti keberhasilan daerahnya dalam menekan angka pengangguran terbuka. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja, fasilitasi penempatan kerja, penguatan regulasi ketenagakerjaan, hingga perlindungan bagi pekerja rentan.

Pemkot Bontang juga menghadirkan sejumlah inovasi, seperti layanan publik akhir pekan (Sipelaris), program jaminan sosial pekerja rentan, aplikasi Teman Naker untuk integrasi data ketenagakerjaan, serta program pelatihan dan sertifikasi berbasis kolaborasi industri.

Forum ditutup dengan pemberian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan, yang mencakup kategori penurunan pengangguran, pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, entrepreneur government/creative financing, serta pengendalian inflasi. (Rel)

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Lacak Kalimantan. Designed by OddThemes