LACAK KALIMANTAN

Tampilkan postingan dengan label Agustus 2026. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agustus 2026. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2026

Tanah Bumbu Raih The Most Interactive di Apkasi Expo 2026



BATULICIN (lacakkalimantansiber) – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu meraih penghargaan Stand Terbaik kategori “The Most Interactive Category” pada ajang Apkasi Otonomi Expo 2026 di ICE BSD, Tangerang.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Sabtu (29/8/2026), dalam rangkaian acara penutupan Apkasi Otonomi Expo 2026.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyambut baik penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk terus berinovasi dan memperkenalkan berbagai potensi daerah.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus berinovasi dalam membangun Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” ujar Andi Rudi Latif.

Selain menjadi ajang promosi daerah, keikutsertaan Tanah Bumbu dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi unggulan kepada masyarakat dan pelaku usaha dari berbagai daerah.

Andi Rudi Latif, yang juga menjabat Wakil Bendahara Umum Apkasi, berharap potensi Tanah Bumbu semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Menurutnya, promosi potensi daerah melalui expo dapat membuka peluang kerja sama dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Pada Apkasi Otonomi Expo 2026, Kabupaten Tanah Bumbu menampilkan berbagai potensi unggulan. Di antaranya sektor perkebunan, pertanian, pariwisata, Tenun Pagatan, serta berbagai produk UMKM.

Keunikan dan keberagaman potensi tersebut dikemas dalam konsep stand yang interaktif. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat produk, budaya, serta potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Tanah Bumbu.


Tenun Pagatan Curi Perhatian

Apkasi Otonomi Expo 2026 berlangsung pada 27–29 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Menjelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas”.

Selama tiga hari pelaksanaan, expo menghadirkan berbagai agenda yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, dan masyarakat.

Pada hari pertama, kegiatan dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Agenda kemudian dilanjutkan dengan talkshow BPDP mengenai peran strategis pemerintah daerah dalam pembangunan kelapa sawit berkelanjutan.

Selain itu, terdapat forum perdagangan antardaerah, workshop e-Katalog LKPP versi 6.0, serta pertunjukan seni dan budaya.

Memasuki hari kedua, kegiatan diisi dengan workshop peningkatan kapasitas untuk mendukung aksesi Indonesia ke OECD serta business and partnership matching komoditas dan investasi daerah.

Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan Fashion Wastra Nusantara. Pada agenda tersebut, Kabupaten Tanah Bumbu tampil melalui busana Tenun Pagatan bertajuk “Laras Pagatan”.

Penampilan tersebut mendapat perhatian pengunjung sekaligus memperkenalkan Tenun Pagatan sebagai salah satu kekayaan budaya dan produk unggulan Tanah Bumbu.

Pada hari ketiga, rangkaian Apkasi Otonomi Expo 2026 ditutup dengan pertunjukan seni dan budaya.

Kabupaten Tanah Bumbu kembali tampil melalui Tari Atas Laut. Tarian tersebut menggambarkan kekayaan budaya dan kearifan lokal masyarakat pesisir Tanah Bumbu.


Dihadiri Sejumlah Tokoh Nasional

Pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2026 dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, para duta besar negara sahabat, Gubernur Banten, jajaran pengurus Apkasi, serta para bupati dari berbagai daerah.

Hadir pula Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi, Ketua Harian Dadang Supriatna, Sekretaris Jenderal Joune James Esau Ganda, dan Bendahara Umum Radityo Egi Pratama.

Penghargaan The Most Interactive Category menjadi capaian positif bagi Kabupaten Tanah Bumbu dalam memperkenalkan potensi daerah melalui ajang promosi dan investasi berskala nasional tersebut. (Rel)

Rabu, 26 Agustus 2026

Bupati Andi Rudi Latif : Maulid Nabi Momentum Perkuat Nilai Keteladanan dan Persatuan


BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kejujuran, amanah, kepedulian, persaudaraan, serta sikap saling menghormati merupakan nilai-nilai yang perlu terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai tersebut juga dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu. Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dengan dukungan seluruh elemen daerah.

"Mari kita perkuat silaturahmi, persatuan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama. Kebersamaan menjadi modal penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas" ucapnya Bupati saat sambutan pada kegiatan Tablik Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah, Selasa (25/8).

Tabligh Akbar menghadirkan Ustadz H. Ali Furqon dari Banjarmasin untuk memberikan tausiah agama. Ribuan Jemaah tumpah ruah memadati Ruang Terbuka Depan Masjid Al-Falah, Simpang Empat.

Selasa, 25 Agustus 2026

BPBD Tanah Bumbu Berjibaku Tangani Tiga Titik Kebakaran Lahan di Dua Kecamatan Sepanjang Hari Ini


BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) tangani tiga kejadian kebakaran lahan. Senin (24/08/2026). Seluruh titik api berhasil dikendalikan berkat kesigapan tim gabungan di lapangan.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Tanbu, ketiga insiden kebakaran lahan tersebut terjadi di Desa Danau Indah Kecamatan Batulicin, Desa Batu Ampar dan Desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD H Sulhadi mengatakan, tim gabungan bergerak cepat untuk melakukan penanganan agar api tidak meluas agar tidak berdampak luas hingga ke permukiman warga.

“Tercatat luas lahan yang terbakar kurang lebih 10 Hektar dan berhasil ditanggani 7 Hektar dari ketiga kejadian hari ini”, Ucapnya.

Secara keseluruhan, dampak dari ketiga kejadian tersebut menimbulkan kabut asap di sekitar lokasi, namun dipastikan tidak ada korban jiwa, korban luka, pengungsi, maupun kerusakan pada fasilitas umum atau permukiman warga. 

Kalaksa menambahkan, penyebab pasti dari seluruh kejadian kebakaran lahan tersebut saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“berkat sinergi dan kerja cepat dari unsur pentahelix penanggulangan bencana, seluruh lokasi kejadian kini berada dalam kondisi aman dan terkendali”, tegasnya.

Bupati Andi Rudi Latif Buka Sosialisasi Regulasi Aset Desa, Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Aset Tanah Desa yang Tertib, Aman, dan Sah Secara Hukum

 


BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif membuka Sosialisasi Regulasi Aset Desa yang mencakup pengelolaan aset tanah, tata cara hibah aset tanah, serta mekanisme pengadaan tanah sesuai ketentuan perundang-undangan, Senin (24/8/2026) di Batulicin.

Sosialisasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) diikuti 9 OPD, 12 Camat, dan 104 Desa se-Kabupaten Tanah Bumbu.

Tujuan utama sosialisasi adalah menyamakan persepsi untuk prosedur dalam pelaksanaan pengadaan tanah berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, mencegah timbulnya permasahan hukum dan sengketa atau penyalahgunaan terhadap aset desa kemudian hari, meningkatkan pemahaman aparatur desa mengenai regulasi dan tata cara pengelolaan aset tanah desa, serta memberikan pedoman hukum yang jelas terkait mekanisme hibah aset tanah desa agar sah secara hukum.

Bupati Andi Rudi Latif mengatakan aset tanah merupakan salah satu kekayaan daerah dan desa yang harus dikelola secara tertib, aman, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk itu, Bupati mendorong agar seluruh jajaran pemerintah daerah maupun pemerintah desa memiliki pemahaman yang sama mengenai tata kelola aset tanah, mulai dari proses pencatatan, pengamanan, pemanfaatan, hibah, hingga proses sertipikasinya.

Sosialisasi yang dilaksanakan ini, sambung Bupati juga merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Tanbu dalam mendukung program pencegahan korupsi melalui pemantauan, pengendalian, dan pengawasan KPK (MCSP), khususnya dalam upaya percepatan sertipikasi aset tanah milik pemerintah daerah.

"Pemkab Tanbu ingin memastikan seluruh aset tanah pemerintah memiliki kekuatan hukum yang jelas, terlindungi dari potensi sengketa, serta dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat," tegas Bupati.

Hal yang sama juga harus dilakukan terhadap aset tanah milik desa. Aset tanah desa harus benar-benar ditempatkan sebagai kekayaan milik desa dan tidak boleh atas nama pribadi kepala desa, perangkat desa, maupun pihak lainnya.

Kepada seluruh kepala desa, Bupati minta agar serius melakukan inventarisasi dan penertiban aset tanah yang ada di wilayah masing-masing, kemudian memastikan kelengkapan administrasi dan proses sertipikasinya dilaksanakan sesuai ketentuan.

Selain persoalan aset desa, hal penting lainnya yang menjadi pembahasan pada kegiatan sosialisasi tersebut yaitu pengadaan tanah untuk pembangunan bagi kepentingan umum.

Pemerintah telah memberikan mekanisme Pengadaan Tanah Skala Kecil, khususnya untuk pembangunan bagi kepentingan umum dengan luas tidak lebih dari 5 hektare.

Hal tersebut tentu menjadi salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah, dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pada kesempatan itu, Bupati mengingatkan bahwa setiap aset tanah pemerintah daerah harus memiliki dokumen dan sertifikat yang jelas. Kelengkapan administrasi dalam pengajuan sertifikat harus dipersiapkan dengan teliti, karena kekurangan administrasi hari ini dapat menjadi persoalan hukum di kemudian hari.

Demikian pula, sebelum rencana penggunaan tanah dilaksanakan, perlu diperhatikan Pertimbangan Teknis Pertanahan atau Pertek sebagai salah satu dasar dalam proses penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang atau KKPR. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap pembangunan yang dilakukan tidak hanya memiliki dasar hukum yang kuat, tetapi juga sesuai dengan rencana tata ruang wilayah dan arah pembangunan daerah.

Sosialisasi dirangkai dengan penyerahan sertipikat tanah yang telah terbit oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Bumbu kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Juga pemberian piagam penghargaan dari Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif kepada Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu atas pendampingan hukum kegiatan sertipikasi asset tanah milik pemerintah daerah.

Penghargaan juga diberikan Bupati Andi Rudi Latif kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Bumbu atas kerjasama terkait penyelesaian sertifikasi asset tanah milik pemerintah daerah.

Minggu, 23 Agustus 2026

Menuju Birokrasi Profesional, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Ekspose Manajemen Talenta ASN ke BKN

BATULICIN (lacakkalimantansiber) – Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan Ekspose Manajemen Talenta Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).  

Kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (21/8) tersebut dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara (PPMASN) BKN, Dr. Herman, M.Si, beserta jajaran.  

Bupati Andi Rudi Latif mengatakan pembangunan manajemen talenta merupakan bagian penting dari komitmen Pemkab Tanbu dalam mewujudkan visi “BerAKSI menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur dan Beradab melalui Penguatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan.

Hal tersebut sejalan dengan Misi ke-7, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani dan akuntabel, melalui reformasi birokrasi dengan pendekatan digital dan akuntabilitas.

Bupati Andi Rudi Latif memandang manajemen talenta bukan sekadar urusan kepegawaian, tetapi sebagai strategi untuk memastikan ASN yang memiliki kualifikasi, kompetensi, potensi dan kinerja terbaik dapat dikembangkan dan ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi.

Untuk mengetahui potensi dan kompetensi ASN, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah melaksanakan berbagai asesmen. 

Sampai tahun 2026, telah terdapat 1.599 peserta yang mengikuti berbagai kegiatan asesmen dan pemetaan.

Hasil asesmen ini menjadi dasar penting dalam membangun peta talenta ASN dan mendukung pengambilan keputusan kepegawaian yang lebih objektif.

Untuk memperkuat implementasinya, pemerintah daerah juga telah menyiapkan regulasi dan kelembagaan manajemen talenta, termasuk Peraturan Bupati tentang Penyusunan Peta Talenta PNS, serta SK Bupati tentang Tim Kerja Pengelola Manajemen Talenta, Komite Talenta, dan Mekanisme Penilaian Manajemen Talenta.

Selain itu, sambung Bupati, Pemkab Tanbu juga telah memanfaatkan SIMATA sebagai bagian dari proses pemetaan dan pengelolaan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Implementasi manajemen talenta diarahkan tidak hanya pada pemetaan, tetapi juga pada strategi retensi talenta, rencana pengembangan individu, dan rencana suksesi.

"Talenta yang memiliki potensi harus kita pertahankan, kita kembangkan, dan kita siapkan untuk kebutuhan organisasi di masa mendatang" katanya, seraya mengatakan pemerintah daerah tidak hanya mengisi jabatan yang kosong, tetapi juga menyiapkan calon pemimpin secara terencana dan berkelanjutan.

Di Tanah Bumbu, sebut Andi Rudi Latif, pembangunan manajemen talenta merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya BKPSDM. Seluruh pimpinan perangkat daerah ikut mengenali, mengembangkan, dan memberikan ruang bagi ASN untuk menunjukkan potensi serta kinerja terbaiknya.

Sementara itu, melalui kegiatan ekspose manajemen talenta, Bupati berharap memperoleh dukungan dan arahan dari Badan Kepegawaian Negara dalam rangka mempercepat implementasi manajemen talenta di Kabupaten Tanah Bumbu.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus membangun dan mengimplementasikan manajemen talenta menuju sistem merit berdasarkan kualifikasi, kompetensi, potensi dan kinerja.

Sehingga terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif dan berkinerja, dengan prinsip sederhana: menempatkan orang yang tepat pada jabatan yang tepat, serta memberikan kesempatan yang tepat untuk berkembang dan berkontribusi. 

Jumat, 21 Agustus 2026

Dekranasda Tanah Bumbu Ikuti Tala Craft 2026, Produk Lokal Apa yang Curi Perhatian Pengunjung



BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Dekranasda Kabupaten Tanah Bumbu turut ambil bagian dalam Pameran Pekan Raya Kemerdekaan atau Tala Craft 2026 yang digelar di Halaman Pertasi Kencana, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, 18 hingga 22 Agustus 2026.

Keikutsertaan tersebut menjadi momentum bagi Tanah Bumbu untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan beragam produk unggulan daerah kepada masyarakat yang hadir dalam pameran.

Ketua Dekranasda Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, mengatakan keikutsertaan dalam Tala Craft 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas promosi produk lokal sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha daerah untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.

Berbagai produk lokal menghiasi stand Dekranasda Tanah Bumbu, di antaranya Kain Tenun Pagatan dan Kain Sasirangan Pulau Burung. Produk tersebut menjadi salah satu daya tarik utama para pengunjung, karena merepresentasikan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Tanah Bumbu.

Kain Sasirangan Pulau Burung memiliki keunikan tersendiri karena menggunakan pewarna alami dari tanaman mangrove yang tumbuh di pesisir Pulau Burung, Kabupaten Tanah Bumbu. Keistimewaan ini tidak hanya menonjolkan aspek ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal. Motif yang dihadirkan merepresentasikan keindahan alam pesisir, mulai dari ikan, perahu, mangrove, laut, hingga pohon kelapa, sehingga setiap helai kain menjadi simbol kekayaan alam dan tradisi masyarakat setempat.

Selain kain sasirangan dan tenun, sejumlah produk makanan hasil olahan UMKM Tanah Bumbu juga ditampilkan pada etalase stand. Produk-produk tersebut ditata secara apik dan menarik sehingga mampu memberikan gambaran mengenai beragam potensi kuliner lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif bernilai tambah.

Andi Irmayani menilai pengembangan produk kerajinan dan UMKM harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas, inovasi, kemasan, serta strategi pemasaran. Menurutnya, produk daerah tidak cukup hanya memiliki keunikan, tetapi juga harus mampu memenuhi selera pasar dan mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen.

“Kita terus mendorong pelaku UMKM agar tidak berhenti pada produksi saja. Kualitas, kemasan, inovasi dan pemasaran juga harus diperhatikan, karena hal tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan nilai jual sekaligus memperluas pasar produk lokal,” katanya.

Andi Irmayani berharap momentum Tala Craft 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM Tanah Bumbu, khususnya dalam memperluas jaringan promosi dan memperkenalkan produk kepada konsumen maupun pelaku usaha dari daerah lain.

Keikutsertaan Tanah Bumbu dalam Tala Craft 2026 sekaligus menegaskan komitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Melalui promosi yang berkelanjutan, produk kerajinan, hingga kuliner khas Tanah Bumbu diharapkan semakin dikenal dan mampu menjadi bagian dari kekuatan ekonomi daerah.

Tingkatkan Kompetensi Humas, Diskominfosp Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Fotografi dan Konten Media Sosial


BATULICIN (lacakkalimantansiber) — Dalam upaya memperkuat kemampuan sumber daya manusia di bidang komunikasi publik, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Pelatihan Fotografi dan Konten Media Sosial dengan tema “Abadikan Moment, Sampaikan Informasi, Bangun Kepercayaan Masyarakat Melalui BerAKSI”, Rabu (19/8/2026) di Batulicin.

Pelatihan dibuka Kepala Diskominfosp Tanah Bumbu, Al Husain Mardani melalui Sekretaris Diskominfosp, Efrin.

Kegiatan tersebut diikuti para pegawai, khususnya tenaga humas dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Pelatihan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengemas informasi pemerintahan agar lebih menarik, informatif, dan mudah diterima masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Diskominfosp Tanbu Al Husain Mardani disampaikan Sekretaris Diskominfosp Efrin mengajak peserta untuk mengikuti pelatihan secara aktif dan memanfaatkan materi yang diberikan sebagai bekal dalam menjalankan tugas komunikasi publik di lingkungan instansi masing-masing.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfosp Tanah Bumbu, Akhmad Salehuddin mengatakan pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam meningkatkan basic skill fotografi dan pembuatan konten media sosial. 

Kemampuan tersebut dinilai penting bagi humas pemerintah dalam mendokumentasikan berbagai kegiatan sekaligus menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara efektif.

Untuk memberikan pemahaman yang lebih aplikatif, Diskominfosp menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman. Aya Sugianto dipercaya sebagai pelatih fotografi, sementara Rahmadani dan Ahmad Sayuti menjadi pelatih konten media sosial. Ketiganya merupakan praktisi yang berasal dari Banjarmasin Post, salah satu media besar di Kalimantan Selatan.

Materi pelatihan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga bagaimana menghasilkan visual dan konten yang memiliki nilai informasi serta mampu membangun kepercayaan publik. Peserta didorong untuk memahami bahwa setiap foto dan konten yang dipublikasikan membawa pesan sekaligus merepresentasikan kinerja pemerintah kepada masyarakat.

Melalui pelatihan ini, Diharapkan para humas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu semakin terampil dalam mengabadikan setiap momentum, mengolahnya menjadi informasi yang menarik, serta menyebarluaskannya melalui media sosial secara tepat dan bertanggung jawab.

Dengan semakin kuatnya kapasitas SDM komunikasi publik, penyampaian informasi pemerintahan diharapkan menjadi lebih kreatif, aktual, dan mudah dipahami. Pada akhirnya, kemampuan tersebut dapat mendukung terwujudnya komunikasi publik yang transparan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Kamis, 20 Agustus 2026

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Akademik dan Karakter Pelajar Lewat Lomba Cerdas Cermat HUT ke-81 RI

 


BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menggelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar tingkat SD dan SMP. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Aksi Merah Putih ini berlangsung meriah di halaman depan Masjid Agung Al Falah Kecamatan Simpang Empat, Kamis (20/8/2026).

Bupati Andi Rudi Latif, melalui Kepala Dinas Pendidikan Amiluddin disampaikan oleh Kepala Bidang SMP, Mutawally, mengatakan Lomba Cerdas Cermat menjadi salah satu wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membangun kepercayaan diri.

Menurutnya, Lomba Cerdas Cermat bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi panggung bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan dan kecerdasan yang dimiliki.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan dunia yang semakin cepat membutuhkan generasi muda yang tidak hanya berani tampil, tetapi juga memiliki ilmu pengetahuan, kecerdasan, ketangguhan akademik, serta karakter yang baik.

"Pendidikan terus menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia Tanah Bumbu agar mampu bersaing pada masa yang akan datang,” tuturnya.


Adapun hasil Lomba Cerdas Cermat Pelajar se-Kabupaten Tanah Bumbu adalah sebagai berikut:

Jenjang SD :

Juara 1 : SD Tunas Muda Jhonlin, Kecamatan Mantewe 

Juara 2 : SDN 2 Sepunggur, Kecamatan Kusan Tengah 

Juara 3 : SDN 3 Pasar Baru, Kecamatan Kusan Hilir


Jenjang SMP :

Juara 1 : SMPN 1 Simpang Empat

Juara 2 : SMPN 1 Kuranji — Juara 

Juara 3 : SMPN 2 Karang Bintang


Para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan. Juara I masing-masing jenjang memperoleh Rp3.000.000, juara II Rp2.250.000, dan juara III Rp1.500.000.

Kegiatan Aksi Merah Putih melalui Lomba Cerdas Cermat tersebut diharapkan dapat menjadi sarana positif bagi pelajar untuk meningkatkan wawasan, kemampuan akademik, karakter, serta semangat berprestasi dalam menyemarakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 
Copyright © 2014 Lacak Kalimantan. Designed by OddThemes